Baksos dan Outbond
alhamdulillahirobbil'alamin baksos dan outbond di Panti Asuhan Daarus Selamat Sinar Melati pada tanggal 20 Januari 2013 berjalan dengan lancar. Terima kasih kami ucapkan kepada Andromeda crew yang telah membantu jalannya outbond dan juga para donatur yang telah memberikan amanah kepada kami untuk menyalurkan donasinya. Semoga menjadi amal jariyah bagi saudara semua dan barokah bagi kita semua. Donasi yang terkumpul pada acara outbond ini yaitu Rp9.680.000,00 yang disumbangkan untuk adek Dahlia. Kami mohon doa dari para saudara semua, tanggal 24 Januari adek Irma akan masuk rumah sakit dr. YAP untuk operasi katarak, semoga diberikan kelancaran selama operasi dan setelah operasi. Aamiin.
Salam Cinta CAYD (•ˆ⌣ˆ•)
Kisah kakak adik dari merapi
Panti Asuhan Daarus Selamat Sinar Melati merupakan panti asuhan yang terletak di dusun Turgo Purwobinangun Pakem Sleman. letaknya kira-kira 4 km dari Gunung Merapi. Di panti ini, terdapat dua orang anak, kakak beradik, si kakak bernama Dahlia yang berumur 12 tahun dan si adik bernama Irma yang berumur 2.5 tahun. Dahlia menderita kelainan pupil sedangkan adiknya menderita katarak. Kedua anak ini membutuhkan dana untuk operasi. Alhamdulillahirobbil'alamin dana untuk operasi Irma sudah terkumpul Rp20.500.000,00. Kami segenap tim CAYD dan pengurus panti asuhan atas nama Bapak dan Ibu Sarjono mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang sudah memberikan donasinya untuk membantu adik-adik kita ini untuk operasi. Semoga Allah swt memberikan balasan atas kebaikan saudara semua, aamiin. selamat berbagi
salam CAYD ^-^
Baksos dan Outbond Bersama Anak-anak Panti Asuhan PA Daarus Selamat Sinar Melati
Assalamu'alaikum wr.wb.
InsyaAllah, pada tanggal 20 Januari 2013 Cinta Anak Yatim dan Dhuafa Community mengadakan kegiatan "Baksos dan Outbond Bersama Adik-Adik Panti Asuhan"
Tempat: PA Daarus Selamat Sinar Melati
Alamat : Dusun Turgo Purwobinangun Pakem Sleman
Waktu: 08.00-14.00
Pengurus Panti : Bapak/Ibu Sarjono
Cp: 085729519363
Data : 25
Kebutuhan saat ini, yg ingin kita realisasikan : biaya untuk operasi adik panti (Dahlia, usia 12 thn) yg mengalami kelainan kornea, sembako, dll
Sementara data yg bisa kami sampaikan
Silahkan selalu update di twitter : @cintanakyatim
pages fb : Cinta Anak Yatim dan Dhuafa
http://t.co/36AeyeGl
Silahkan follow, view, like dan sebarkan, karena setiap informasi yg disampaikan merupakan amal jariyah dan sedekah.
Untuk donasi bisa di transfer ke rek. :
Bank Syariah Mandiri: 7043111773 an. Mochammad qq CAYD
Jika teman-teman ingin turut hadir dalam kegiatan, silakan konfirmasi pada kami maksimal H-3.
Biaya outbond Rp25.000,- (semua biaya outbond akan disumbangkan utk biaya operasi)
Biaya makan Rp10.000,-
Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah membantu untuk biaya operasi katarak salah satu anak panti tersebut yang bernama Irma (3.5 thn) yang akan segera dioperasi.
Terima kasih. Salam CAYD (•ˆ⌣ˆ•)
Wassalamu'alaikum wr.wb.
PANTI ASUHAN “DAARUS SELAMAT” SINAR MELATI 26
A.
LATAR BELAKANG
Dusun Turgo adalah sebuah dusun kecil yang terletak di
bawah bukit, persisnya 6 km dari lereng Gunung Merapi, pada saat ini dusun yang
paling dekat dengan puncak Merapi termasuk Kelurahan Purwobinangun, Kecamatan Pakem,
Kabupaten Sleman, Propinsi DI Yogyakarta. Turgo ( nggenturke rogo),
tepatnya sebelah barat laut dari Kaliurang, setelah melewti Sungai Boyong (
hulu code ). Dusun ini terdiri dari tiga desa kecil, yaitu, Desa Turgo, Turgo
Tegal dan Tritis.
Sebagai masyarakat yang hidup di pegunungan, secara umum
masyarakatnya bermata pencaharian sebagai peternak sapi dan sebagian kecil
bercocok tanam sebagai sumber penghidupannya. Akan tetapi karena letak desa yang tidak jauh dari puncak
merapi, mengakibatkan kegiatan peternakan maupun pertanian selalu mengalami
kendala seiring siklus erupsi merapi. Kehidupan masyarakat disekitar Panti
Asuhan Daruus Selamat ini sebagian besar adalah masyarakat dengan golongan
ekonomi menengah ke bawah, sehingga dengan keadaan yang demikian ini memberikan
kesempatan kepada gerakan misi nasrani
sebagai lahan dakwah mereka, dan kenyataannya dalam kurun waktu 40 tahunan
perkembangan umat nasrani sudah mencapai 40% dari warga Turgo yang ada.
Sejak dahulu penduduk Turgo semua beragama Islam,
walaupun pada saat itu belum ada tempat ibadah yang memadai, tetapi seiring
dengan kegiatan misi Nasrani yang berjalan di lereng merapi, maka tahun 1971
program misi nasrani masuk bersama dengan program air bersih, sehingga membuat
beberapa tokoh masyarakat memeluk nasrani.
Tahun 1973 masuk lewat lembaga pendidikan Tarakanita,
untuk mengelabuhi masyarakat, mereka menyatakan bahwa sekolah milik warga
tetapi pengelolanya Tarakanita, dengan menumpang di rumah bapak Cip Tritis,
dari program ini membuat beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda muslim
berubah iman menjadi nasrani karena disekolahkan dan dijadikan guru di sekolah
tersebut.
Melihat kondisi yang mengkawatirkan maka beberapa tokoh
masyarakat yang masih beragama Islam memohon kepada tokoh agama Islam di Kecamatan
Pakem yaitu pegawai KUA Pakem, pada saat itu dibawah koordinasi Bpk Markadi
mendirikan langgar sebagi sentral pembinaan umat Iislam di Turgo pada tahun
1975-1976.
Tahun 1978 tokoh agama Purwobinangun tergugah untuk
berperan serta dalam membentengi laju perkembangan pemurtadan di Turgo
dengan beberapa programnya, diantaranya
: Bpk Drs Suharno ( Kepala Desa Purwobinangun saat ini ), Bpk Drs Sarjono,
merintis mendirikan Masjid Jumadil Qubro, tahun 1979 masjid sudah berdiri
sempurna dan sudah dapat dipergunakan sebagai pusat pembinaan umat,
Alhamdulillah laju perkembangan jamaah yang murtad mulai dapat dikurangi.
Tampaknya pihak misi Nasrani mulai program baru, menggelontorkan bantuan penggaduhan kambing kepada anak didik
SD, untuk mengelabuhi warga mereka menyatakan bahwa sekolah milik warga, maka
berencana membangun gedung 3 klas, 1 kantor, kamar mandi, dan WC secara gotong
royong. Dengan program ini banyak generasi muda yang bersekolah di SD ini
secara signifikan banyak anak yang berpindah agama sehingga berbeda agama
mereka dengan orang tuanya.
Pada tahun 1980 pembangunan gedung dilanjutkan untuk
tahap ke-2 dengan cara menggerakkan warga dengan dalih sekolah milik warga,
sedangkan yayasan hanya sebagai penyandang dana, dilanjutkan untuk melengkapi
sarana pembelajaran, sehingga tidak mengherankan beberapa tokoh menjadi penganut nasrani. Pada awal tahun
1990 berdirilah sebuah gereja Kristen Protestan di Turgo Tegal, tetapi pada
tahun itu juga umat Islam yang di Tritis kerja sama dengan MAPALA UNISI
mendirikan mushola Al- Hidayah, untuk umat Islam di Turgo bagian barat (
Tritis), keadaan tersebut berlanjut
sampai bencana Gunung Merapi tahun 1994 dan terhenti sebentar selama mengungsi.
Semenjak itu Turgo terpecah menjadi 2, sebagian menghuni relokasi Sudimoro dan
sebagian besar kembali mendiami tempat semula.
Tahun 1997 kita merintis TPA ( Taman Pendidikan
Al-Qur’an) sekalian TK tetapi karena kami warga muslim belum siap dengan SDM
maka pendidiknya mengambil Nasrani akhirnya tanpa koordinasi dengan tokoh
masyarakat pendiri, TK diindukan yayasan Nasrani juga, dari sini kami warga
umat Islam sudah kehilangan kesemptan untuk penanaman aqidah Islamiyah yang
mapan bagi putera-puteri kami.
Berpijak kepada keputusan bersama menteri pendidikan dan
menteri agama tentang pendidikan agama bagi siswa harus mendapatkan pendidikan
agama sesuai yang dianutnya. Tahun 2004-2005 kami berjuang agar anak-anak kami
yang beragama Islam belajar di SD Tarakanita mendapatkan pelajaran agama Islam
dan tidak diberikan pendidikan nasrani, tetapi semua usaha kami tidak
mendapatkan tanggapan, bahkan mereka dibina dengan pendidikan nasrani, yang lebih
memprihatinkan materi ujian bagi anak-anak beragama Islam adalah pendidikan
nasrani. Keprihatinan kami sebagai tokoh agama Islam semakin dalam, kami
mencoba lewat beberapa lembaga tetapi belum berhasil.
Sebuah langkah yang luar biasa dan pengorbanan yang
sangat luar biasa, pada tahun 2009 ( Ibu Mujiyem) Tritis mewakafkan tanahnya
2500 m2 kepada BKS Sinar
Melati, Bpk Drs. H. Budi P. A.Ma bersama masyarakat segera membangun panti
asuhan yang diharapkan beberapa saat nanti menjadi pesantren sebagai sentral
pembinaan kaderisasi umat Islam lereng merapi, walaupun pada awalnya terjadi
pernyataan penolakan yang dilakukan tokoh masyarakat dan warga nasrani tetapi alhamdulillahirobbil aalamin
tahun 2011 pembangunan gedung panti sudah selesai dan sudah mulai menerima santri dari warga
Turgo dan sekitarnya. Dengan jumlah awal
ada 19 santri anak panti asuhan.
Pada tahun 2010 kami merintis TPA ( Taman Pendidikan Al-Quran)
BALITA, Alhamdulillah kami mendapatkan anak didik sebanyak 13 anak, kami kelola
dengan baik dengan harapan kami dapat mempunyai lembaga walaupun kecil,
Alhamdulillah bulan Januari 2011 kami mendapatkan ijin operasional satuan PAUD
sejenis, setelah gedung sempurna kami pindah ke gedung baru, dalam 2 bulan
berjalan kami sudah mendapatkan kepercayaan yang bagus dengan 41 anak didik di
PAUD,
Proses masuknya misi nasrani ke Turgo bermula dengan
berbagai kegiatan sosial sebagai berikut:
1.
Pembangunan SD
Tarakanita, yang sejak awal memperdaya warga masyarakat dengan dalih sekolah
milik warga, dan warga punya hak menentukan kebijakan, tetapi mereka mengambil
beberapa tokoh pemuda Islam untuk diberikan beasiswa belajar serta bekerja
menjadi guru SD dan akhirnya menjadi nasrani,
seiring kokohnya keberadaan didukung SDM dari tokoh setempat menjadi
lengkap sarana pembelajaran. Kebijakan mulai berbalik, semua anak-anak diberikan
pendidikan nasrani yang kemudian karena keadaan ekonomi masyarakat yang kurang
mencukupi mengakibatkan sebagian besar masyarakat Turgo menjadi pemeluk nasrani.
2.
Pembangunan gereja
Kristen dengan umatnya yang masih sangat sedikit.
3.
Pembangunan gedung
TK Kanisius dari pastur dan paroki setempat.
4.
Pemberian pelayanan
kesehatan gratis, sembako, peralatan sekolah dll dari gereja yang bertempat di
SD Tarakanita Tritis.
5.
Menciptakan seni sloko yang diserupakan ( kesenian
nasrani hasil gubahan dari syair-syair dan nada yang semula bernafaskan Islam
menjadi syair-syair kerohanian nasrani) dengan kesenian laras madyo ( kesenian dengan syair-syair
jawa bernafaskan Islam) yang sudah ada sejak lama.
6.
Meghidupkan budaya
sebagai upaya pendangkalan dan pengkaburan keimanan.
7.
Perkawinan silang,
dengan target utama remaja putri aktifis masjid.
B.
Visi dan Misi
Visi Panti Asuhan Daarus Selamat Sinar Melati 26
Menumbuhkan
nilai religiusitas, menjembatani dalam meningkatkan kemampuan
intelektualitas anak asuh (mengawal masa perkembangan) menuju kemandirian
yang didasari akhlaqul
karimah, menjadi insan bertaqwa
senantiasa berguna bagi semesta kehidupan.
Misi panti asuhan Daarus
Selamat sinar melati 26
1.
Menanamkan fondasi
intelektualitas dan religiusitas pada anak asuh, santri sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan
Al-Hadist.
2.
Mengawal dan
membimbing, mengantar perkembangan
mental, sosial emosional dan daya serap serta perkembagan fisik pada anak asuh
sesuai dengan pendidikan Islami,
3.
Mengasuh, membimbing dan mengantarkan anak asuh untuk
memperoleh pendidikan, sesuai dengan kemampuan anak asuh.
4.
Menumbuhkan
kecintaan anak asuh pada kehidupan
yang Islami ( akhlak mulia) baik santri
yang menginap maupun santri kalong ( di panti sewaktu jadwal TPA, sekolah).
5.
Memberikan
memberikan fasilitas belajar dengan semboyan cerdas, ceria dan berakhlak Islami.
C. MAKSUD DAN
TUJUAN DAARUS SELAMAT SINAR MELATI 26
TUJUAN
1.
Membantu masyarakat
dalam meningkatkan pendidikan putra-putri mereka.
2.
Membantu menekan
laju misionaris, melalui peningkatan pengetahuan agama dari usia pra TK sampai dewasa, dan pemeberdayaan ekonomi.
3.
Mengadakan pembinaan
agama kepada masyarakat muslim sekitarnya.
Proposal ini kami kirimkan
kepada para dermawan yang dipilih Allah dengan maksud sebagai berikut:
1.
Untuk turut serta
menyumbangkan sebagian hartanya di taman bunga bangsa guna turut serta dalam
memberikan beasiswa operasional pendidikan yang dibutuhkan Panti Asuhan Daarus
Selamat dalam mengawal serta mengantarkan
anak- anak yatim dan dhuafa’
daerah lereng merapi dalam menuntut ilmu, sehingga dapat memperbaiki tingkat pendidikan daerah lereng
merapi.
2.
Untuk ikut
berpartisipasi dalam pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan bidang
pendidikan di dusun Turgo , Purwobinangun, Pakem, dan sekitarnya sebagai lembaga di daerah yang
terpencil dengan keadaan ekonomi yang lemah sehingga tidak memungkinkan
mengambil pungutan dengan demikian memerlukan
bantuan dana operasional lembaga kepada para dermawan.
3.
Untuk membantu
warga lereng merapi dalam rangka memnyediakan lembaga pendidikan yang sesuai
dengan agama para penganut agama Islam, menanamkan karakter ( aqidah islamiyah
dan akhlaqul karimah) yang kuat adalah tanggung jawab bersama, sehingga mempunyai
idealisme yang kuat nantinya dapat mendasari perjalanan hidupnya, sehingga
bermanfaat bagi dirinya, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan negara.
4.
Panti Asuhan
sebagai lembaga yang dapat menjembatani dana dari para darmawan
dalam mengawal dan memfasilitasi pembinaan dalam upaya peningkatan
pengetahuan, warga Turgo danerta warga sekitar di lereng merapi dan membuka kesadaran
dalam menjalani hidup untuk senantiasa taat pada Allah dan Rasul-Nya. Sehingga
mempunyai keimanan yang kuat tidak mudah digoyahkan hanya karena materi dan urusan keduniaan.
D.
FAKTOR
PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
Daya dukung
1. Ibu Mujiyem
memberikan (mewakafkan) tanah seluas 2500 m2 lahan sebagai sarana
pembangunan panti dan Paud.
2. Bks Sinar Melati ( Drs. H. Budi P, A.Ma. ) dengan segala
upaya dalam membangun gedung panti dan sarana Pendidikan.
3. Warga muslim dusun Turgo dan sekitar sangat mendukung
keberadaan panti dan PAUD.
Penghambat
1. SDM masyarakat masih
sangat rendah, didukung ekonomi lemah sehingga cukup komplek masalah yang harus
dihadapi, sedangkan kegiatan dan bantuan
dari umat lain begitu banyak.
2. Letaknya yang sangat
jauh (terpencil dusun paling atas di kab Sleman) sehingga informasi keberadaan
kami sangat minim bagi para darmawan yang berada diperkotaan.
E. RENCANA PANTI
1. Diharapkan seiring peran
serta para darmawan panti, tahun mendatang dapat memyelenggarakan pendidikan
agama Islam di setiap sore hari bagi
anak usia sekolah (madrasah diniyah)
bagi anak-anak sekitar yang sementara ini belajar di TK dan SD Kanisius.
2. Mempunyai sarana transportasi,
sehingga dapat memfasilitasi anak-anak sekolah,
karena untuk sampai jalan jalur angkutan umum, harus berjalan kaki 3-4
km ketika berangkat maupun pulang sekolah.
3. Diharapkan kedepan menjadi
sebuah pesantren, tempat pembinaan
generasi Islami.
F. BIDANG GARAPAN PANTI
ASUHAN DAARUS SELAMAT SINAR MELATI 26
1. Panti asuhan
2. Paud Daarus Selamat
Sinar Melati (kelompok Bermain Sinar Melati)
3. Pembinaan
Kelompok-kelompok pengajian sekitar
4. TPA ( Taman pendidikan
Al-Qur’an)
5. Pemberdayaan ekonomi.
G. ANGGARAN PENGELOLAAN PANTI
|
No
|
Rincian kebutuhan
|
Volume
|
Satuan ( Rp)
|
Jumlah ( Rp)
|
|
I
|
Anggaran Pengelolaan Panti
|
|||
|
|
I.
Untuk anak SD
a.
biaya sekolah
1. Uang saku & Transport
Sekolah Rp7.000@hari X 30 hari
2. Administrasi Sekolah
3. Buku, pensil, pulpen,
LKS dll:
b.
Biaya hidup di panti
1.
Makan:(nasi,lauk,sayur) Rp 10.000 @ anak/hari
2.
Biaya kesehatan & kebutuhan pribadi
|
3
|
210.000,-
25.000,-
15.700,-
450.000,-
15.000,-
|
630.000,-
75.000,-
47.100,-
1.350.000,-
45.000,-
|
|
|
Jumlah
|
|
|
2.174.100,-
|
|
|
II . Untuk anak
SMP
a.
Biaya sekolah
4. Uang saku
&Transpot Sekola
5. Administrasi Sekolah
6. Buku, pensil,
bollpoin, LKS dll:
b.
Biaya hidup di panti
1.
Makan:(nasi,lauk,sayur)
Biaya kebersihan badan & kebutuhan priba
|
9
|
300.000,-
50.000,-
33.400,-
450.000,-
15.000,-
|
2.700.000,-
450.000,-
30.600,-
4.050.000,-
135.000,-
|
|
|
Jumlah
|
|
|
7.365.600,-
|
|
|
III. Untuk anak SD
a.
Biaya sekolah
1.
Uang saku &Transport Sekolah
2.
Administrasi Sekolah
3.
Buku, pensil, pulpen, LKS dll:
b.
Biaya hidup di panti
1.
Makan:(nasi,lauk,sayur)
2.
Biaya kesehatan badan
|
3
|
300.000,-
75.000,-
42.500,-
450.000,-
15.000,-
|
900.000,-
225.000,-
127.500,-
1.350.000,-
45.000,-
|
|
|
Jumlah
|
|
|
2.647.000,-
|
|
|
IV.Operasional
panti
1.
Listrik
2.
Transport
pengurus, pengasuh (5 orang)
3.
Air
4.
Kebersihan
& Pemeliharaan
5.
Perawatan
(bangunan)
6.
Saranan
prasarana
7.
Operasional
(surat menyurat, pengadaan dan penggandaan materi kajian dll)
|
|
200.000,-5.000.000,-
100.000,-
200.000,-
250.000,-
1.000.000,-
1.00000
|
200.000,-
5.000.000,-
100.000,-
200.000,-
250.000,-
1.000.000,-
|
|
Jumlah
|
|
|
6.750.000,-
|
|
|
II
|
Pengelolaan Taman
Pendidikan Al-Qur-an ( rintisan diniyah)
1.
Ustadzah ( pendidik)
|
3
|
200.000,-
|
600.000,-
|
|
Jumlah
|
|
|
600.000,-
|
|
|
II
|
Pengelolaan PAUD ( Klompok bermain )
|
|
|
|
|
|
1.
Insentif,transport,
pendidik dan pengelola
|
7
|
300.000,-
|
2.100.000,
|
|
Jumlah
|
|
|
2.100.000,-
|
|
|
IV
|
Pengajian dip
anti, dan pembinaan kelompok pengajian
1.
Snack
pengajian di panti
2.
Uang saku
pemateri
|
4
4
|
300.000,-
50.000,-
|
300.000,-200.000,-
|
|
Jumlah
|
|
|
500.000,-
|
|
|
Jumlah I+II+III+IV
|
|
|
22.136.100,-
|
|
H.
DAFTAR NAMA
SANTRI
|
No
|
Nama
|
Tempat Tgl Lahir
|
Alamat
|
|
1
|
Agus Kurniawan
|
Sleman, 4 Desember 1998
|
Nganggring, Girikerto,Turi, Sleman
|
|
2
|
Arviana Pangesti
|
Slemsan, 31 Agustus 1998
|
Turgo,Purwobinangun, Pakem, Sleman
|
|
3
|
Devita
|
Sleman, 27 September 2000
|
Turgo.Purwobinangun, Pakem, Sleman
|
|
4
|
Diva Restiva
|
Sleman 22 Maret 1996
|
Tritis, Purwobinangun, Pakem, Sleman
|
|
5
|
Dwi Santoso
|
Sleman, 13 Desember 1997
|
Ngandong, Girikerto,Turi, Sleman
|
|
6
|
Endang Safitri
|
Sleman 26 Januari 1999
|
Ngandong, Girikrto Turi, Sleman
|
|
7
|
Eni Fatimah
|
Sleman 4 Juli 1999
|
Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman
|
|
8
|
Ernawati
|
Sleman 22 juni 1995
|
Turgo, Purwobinangun, Pakem,Sleman
|
|
9
|
Ikhlas
|
Sleman, 8 Agustus 2006
|
Tritis, Purwobinangun, pakem, Sleman
|
|
10
|
Mela adhiastuti
|
Sleman, 21 April 1999
|
Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman
|
|
11
|
Mela Ayuningtyas
|
Sleman, 21 April 1999
|
Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman
|
|
12
|
Nuryani
|
Sleman 22 oktober 1994
|
Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman
|
|
13
|
Sunarsih
|
Sleman, 1 Maret 1998
|
Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman
|
|
14
|
Sarimin
|
Sleman, 27 April 1997
|
Tritis Girikerto, Turi, Sleman
|
|
15
|
Ulfa yuni
|
Jakarta, 23 Juni 1996
|
Kutoarjo
|
|
16
|
Laila Rizky Zulfana
|
Sleman, 8 juni 2006
|
Tritis, Purwobinangun, Pakem, Sleman
|
